Warna Darah Menstruasi Berhubungan Erat dengan Kondisi Kesehatan

Warna darah menstruasi ternyata memiliki arti tersendiri. Warna-warna tersebut terkait erat dengan kondisi kesehatan.

vauzee.com – Tekstur dan warna darah menstruasi atau darah haid memiliki artinya sendiri-sendiri yang biasanya terkait dengan kondisi kesehatan wanita yang tengah datang bulan tersebut. Warna darah menstruasi bisa berwarna merah terang, kecokelatan hingga hitam, oranye dengan tekstur darah yang tipis hingga tebal.

Warna Darah Menstruasi Berhubungan Erat dengan Kesehatan

Berikut penjelasan arti darah menstruasi sesuai dengan perbedaan warnanya.

a d v e r t i s e m e n t s

1. Merah terang. Warna darah seperti ini menandakan darah yang baru saja dikeluarkan dari dalam tubuh. Aliran darah yang terjadi cenderung ringan dan teratur (sehat).

2. Merah gelap. Warna darah ini berarti adanya darah yang lebih tua dan telah tersimpan lama dalam rahim, namun baru dikeluarkan sekarang. Darah dengan warna seperti ini biasanya keluar saat wanita baru bangun tidur.

3. Kecokelatan atau kehitaman. Warna darah ini juga menandakan adanya darah tua. Biasanya ini adalah darah saat mendekati akhir periode menstruasi. Wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur biasanya warna darahnya juga seperti ini.

4. Oranye. Warna darah ini terjadi akibat adanya percampuran dengan cairan dari serviks. Patut diwaspadai karena warna darah oranye juga dapat mengindikasikan adanya infeksi. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Tekstur Darah Menstruasi

Tekstur darah menggumpal artinya pendarahan saat haid terjadi cenderung berat. Secara normal, semestinya tubuh memproduksi antikoagulasi agar pendarahan yang terjadi bisa menggumpal untuk kemudian berhenti.

Namun saat waktu datang bulan tiba, produksi antikoagulasi itu tidak sempat dilakukan oleh tubuh, sehingga darah yang keluar dalam bentuk gumpalan darah berwarna gelap. Jika darah haid terus menerus seperti demikian sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter.

Tekstur darah yang licin layaknya jelly, menunjukkan darah tercampur dengan cairan dari serviks. Darah yang tipis dan cair, menunjukkan darah telah bekerjasama dengan antikoagualasi yang diproduksi oleh tubuh.

Sementara saat darah yang keluar berupa gumpalan jaringan berwarna gelap keabu-abuan dalam jumlah yang banyak, maka kemungkinan telah terjadi keguguran atau aborsi. Segera kunjungi dokter untuk konsultasi saat tekstur dan darah haid  yang keluar seperti demikian.

Jika tekstur darah yang keluar menggumpal lebih lama dari waktu biasanya, kemungkinan terdapat tumor jinak di dalam rahim. Jika darah dan tekstur yang keluar saat menstruasi tampak berbeda dari biasanya, kemungkinan adanya ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron.

Ketidakseimbangan atau perubahan hormon ini juga bisa terjadi karena perubahan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba atau efek dari konsumsi obat-obatan.  Bisa juga disebabkan adanya pembesaran rahim atau adanya penghalang pada aliran darah menstruasi. Pertumbuhan abnormal pada jaringan rahim juga bisa menyebabkan perubahan hormon ini.

Beberapa hal yang semestinya diperhatikan jika terjadi perubahan warna serta tekstur darah menstruasi adalah saat kondisi itu terjadi bersama dengan rasa lelah yang amat sangat, pusing serta perubahan pada kulit dan kuku yang menjadi lebih pucat. Kondisi-kondisi tersebut berarti adanya gejala penyakit anemia. [via WartaKota]

a d v e r t i s e m e n t s
terms : warna darah haid, darah haid, arti warna darah menstruasi, arti darah haid, darah menstruasi, warna darah menstruasi, warna darah haid yang sehat, warna darah haid dan artinya, arti warna haid, arti darah menstruasi