Memungut Makanan Jatuh Sebelum 5 Detik Aman Dikonsumsi, ini Faktanya!

Banyak mitos yang kita dengar tentang kesehatan, seperti memungut makanan jatuh sebelum 5 detik, masih aman untuk dikonsumsi. Benarkah? Cek faktanya disini.

vauzee.com – Berikut mitos seputar kesehatan yang banyak dipercaya orang yang belum tentu kebenarannya. Beberapa mitos masih dalam penelitian untuk membuktikan kebenarannya.
Dalam pembahasan di bawah ini satu diantaranya adalah mitos mengambil makanan jatuh sebelum 5 detik masih layak untuk dikonsumsi. Bagaimana penjelasan mitos tersebut? Baca selengkapnya di bawah ini.

Baca Juga : Obat Tradisional untuk Sakit Maag Kronis

Memungut Makanan Jatuh

a d v e r t i s e m e n t s

1. Membunyikan Persendian Jari Menyebabkan Radang Sendi
Kamu sering membunyikan persendian jari saat lelah? Bunyinya yang seperti mematahkan tulang melahirkan mitos bahwa kebiasaan ini bisa menyebabkan radang sendi serta kerapuhan pada tulang.

Faktanya belum ada pembuktian secara ilmiah bahwa aktifitas tersebut adalah penyebab seseorang menderita radang sendi atau arthritis. Radang sendi diketahui disebabkan oleh pengapuran tulang atau peradangan otot akibat aktivitas fisik terlalu berat.

2. Permen Karet yang Tertelan Akan Menempel di Perut
Awas jangan ditelan ya permen karetnya! Itulah larangan orangtua kepada anaknya yang sering kita dengar. Para orangtua mempercayai bahwa permen karet yang tertelan akan menempel di perut karena tidak bisa dicerna oleh lambung.

Ketakutan tersebut ada benarnya jika si anak setiap hari mengunyah permen karet setiap hari dan menelannya. Permen karet memang sulit dicerna oleh sistem pencernaan, namun sebuah permen karet sangat kecil kemungkinannnya untuk menjadi biang masalah sakit perut.

Tubuh kita cukup pintar untuk memilah obyek yang tidak bisa dicerna. Saat tertelan sebuah permen karet akan dibawa oleh cairan tubuh melewati usus dan dikeluarkan dari tubuh lewat feces setelah beberapa hari.

3. Minum Alkohol Menghangatkan Tubuh
Orang-orang barat terbiasa menghangatkan diri dengan mengkonsumsi minuman beralkohol saat kedinginan. Mereka berasalan untuk menghangatkan tubuh yang membeku.

Faktanya, sensaisi hangat yang dirasakan adalah akibat aliran darah yang mengalir lebih cepat menuju bawah kulit dan menjauhi organ-organ vital. Sensasi hangat itupun hanya berlangsung sementara saja. Jika di konsumsi semakin banyak, minuman beralkohol justru berbahaya bagi tubuh.

4. Udara Dingin Membuat Anda Mudah Sakit
Anggapan udara dingin menjadi penyebab sakit sudah menjadi mitos turun-temurun yang diamini oleh banyak orang. Saat udara dingin, orang cenderung di dalam rumah, menutup pintu dan jendela berharap udara dingin tidak masuk ke dalam rumah.

Nah, saat rumah tertutup rapat inilah tidak ada pertukaran udara yang justru membuat lebih gampang sakit. Meski demikian juga tidak disarankan untuk berada di luar rumah dalam waktu lama karena bisa terserang hipotermia.

Penelitian menunjukkan, mereka yang tetap sehat selama udara dingin karena nutrisi dalam tubuhnya sangat cukup dan pakaian hangat yang dikenakan sudah benar.

5. Makan Pedas Bisa Sebabkan Radang Usus
Mitos radang usus disebabkan oleh kebiasaaan mengkonsumsi makanan pedas adalah salah kaprah. Radang usus disebabkan oleh bakteri heliobacter pylori. Mereka yang sering stres, pecandu rokok dan minuman beralkohol memiliki risiko radang usus lebih tinggi. Makanan pedas hanya akan memperparah, tetapi bukan menjadi penyebab utama gejala radang usus.

6. Makanan Jatuh Belum 5  Detik Aman untuk Dimakan
Dahulu ada iklan tv sebuah produk pembersih lantai yang mempopulerkan mitos ini. Benarkah makanan yang jatuh masih aman di konsumsi selama belum sampai 5 detik di lantai? Mereka beranggapan selama kurang dari 5 detik, bakteri dan kuman belum berhasil mengkontaminasi makanan tersebut.

Anggapan ini ternyata salah besar! Sejumlah peneliti membuktikan bahwa makanan yang telah jatuh di lantai justru telah “menjemput” berbagai macam bakteri dalam jumlah yang masif. Jadi ikhlaskan makanan yang telah jatuh, daripada berakibat buruk untuk perut kamu? [via Detik]

a d v e r t i s e m e n t s